Ijin Jenguk Teman Sakit, Santri Asal Jatihadi “Menghilang”

oleh

SUMBER-cbfmrembang.com, Kabar anak pergi dari rumah kembali terjadi. Kali ini dilakukan oleh Supriyanto (16 tahun) anak pertama dari dua bersaudara pasangan Warno dan Temok Wijayanti, warga Dusun Kedungsapen RT 1 / RW 5, Desa Jatihadi, Kecamatan Sumber.

Warno saat ditemui reporter CBFM mengatakan kepergian anaknya diketahui pada hari Senin (7/1/2019) dari Kiai tempat anaknya mondok. Kabarnya Supriyanto Sabtu (5/1/2019) pergi bersama enam temannya mau pergi menengok temannya yang sakit. Namun sampai hari senin belum juga kembali ke pondok.

ARAK-ARAKAN JALUR PANTURA REMBANG DIALIHKAN

“Dinten setu niku pamit kalih Kiai, badhe tilek kancane sakit. Tapi sedina, rong dina boten wonten wangsul. Rencange cah tiyang mrika 3 didunake saking mobil teng Triwil. Lajeng cah Sekararum 3 niku dherek Supriyanto. Kanca-kancane sedanten tiyang 7 kalih piyambake. Pikantuk kabar saking kiai dinten senin wingi,” imbuhnya.

Warno telah mendatangi rumah teman mondoknya baik yang di Dusun Sekararum, Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber dan Desa Manjang, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, namun belum menemukan hasil. Supriyanto tidak pernah kesana.

Ketika disinggung apakah sudah lapor ke kepolisian menurut Warno belum dilaporkan. Mengingat peristiwa kepergian anaknya dari Pondok Pesantren di daerah Sinoman kecamatan / kabupaten Pati. Terlebih 3 anak asal Dusun Sekararum juga belum pulang juga.

Warno menuturkan siswa kelas satu Madrasah Aliyah di daerah kabupaten Pati itu sebelumnya pulang ke rumah terakhir pada saat liburan semester 1.(Masudi/Mifta)