Hobi Koleksi Replika Kendaraan, Antara Kesenangan dan Investasi

oleh

Memiliki profesi yang sesuai dengan hobi merupakan impian setiap orang. Ada suatu kepuasan tersendiri ketika hal yang kita sukai tidak hanya mendapatkan apresiasi berupa pengakuan, tetapi juga materi. Hal itulah yang dirasakan Lilik Sulistrianto selaku Ketua Komunitas Diecast Rembang.

Lilik Sulistrianto mengaku, komunitas Diecast Rembang terbentuk atas dasar kesamaan hobi dan minat terhadap replika kendaraan (diecast), khususnya roda empat. Berdiri sejak tahun 2014 silam, Diecast Rembang rutin mengadakan kumpul-kumpul untuk melakukan kegiatan foto-foto menggunakan objek diecast selain itu juga sharing cerita antara para anggota.

Saat ini jumlah anggota yang tergabung dalam komunitas Diecast Rembang mencapai 250 orang. Selain Hotwheels terdapat beragam merk lain dari replika kendaraan yang dimiliki masing-masing anggotanya.

“Kalau dari sudut pandang saya yang menarik bukan hanya mainannya, tapi dari nilai seninya. Saat digabungkan dengan pemandangan yang lain dengan objek diecast ini terlihat lebib menarik daripada foto biasanya,” ujarnya saat dihubungi CBFM.

Mengenai harga, pria yang akrab disapa Damar itu mengatakan untuk produk yang standar Rp. 20.000 hingga Rp. 35.000. Namun jika semakin langka diecast yang dimiliki, maka harganya pun semakin mahal. Tidak tanggung-tanggung, harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Para penggemar diecast, yang biasa disebut diecaster, juga bisa mendapatkan keuntungan dengan mengikuti berbagai lomba yang diadakan oleh komunitas di berbagai daerah. Dari yang koleksi reguler hingga koleksi yang limited edition yang harganya jutaan. Dari yang koleksinya berjumlah belasan hingga yang koleksinya ribuan.

“Yang reguler biasa yang sering kita temui itu mengunakan ban dengan bahan plastik, yang edisi terbatas itu biasanya dilengkapi dengan ban karet, dengan alur ban atau tulisan-tulisan. Jadi bukan sekedar mainan plastik, tapi dia punya nilai seni tersendiri,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Hot Wheels, merk mainan mobil-mobilan/ miniatur berbahan metal (die cast) ini jadi salah satu merk yang paling dikenal di dunia. Di Indonesia, How Wheels buatan Mattel, Inc. ini mulai masuk tahun 2002. Meski awalnya Hot Wheels ini ditujukan untuk anak-anak, tapi nggak sedikit orang dewasa yang menggilai bahkan menjadi kolektor Hot Wheels limited edition.(Rendi / Mifta)