Dua Calon Jamaah Haji Rembang Gagal Berangkat Tahun Ini

oleh
Kepala Kemenag Rembang saat ditemui wartawan

REMBANG – cbfmrembang.com, Dua jamaah haji di Kabupaten Rembang dinyatakan gagal berangkat. Satu diantaranya meninggal dunia, dan satu lainnya karena faktor kesehatan.

Calon jamaah yang meninggal atas nama Afwah Demiyathi warga Desa Ngemplak Kecamatan Lasem. Sedangkan jamaah yang tertunda karena sakit ialah, Rochwidati warga Desa Mondoteko kecamatan kota. Keduanya tergabung dalam kloter 64.

Jumlah calon jamaah haji yang dipastikan berangkat tahun ini ialah 790 orang, dari jumlah sebelumnya 792 orang.

Kepala Kementrian Agama Kabupaten Rembang Atho’illah Muslim membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan istithoah secara kesehatan tidak memenuhi syarat, sehingga dilakukan penundaan.

Bagi calon jamaah yang sakit, akan diberangkatkan pada musim haji tahun depan, jika sudah dinyatakan sehat. Sedangkan calon jamaah haji yang meninggal, kuotanya akan dikembalikan kepada Kementrian Agama di jakarta.

“Ia karena meninggal satu, yang satu karena sakit. Jadi menurut istithoah tim medis belum bisa berangkat, jadi yang berangkat praktis 790,” kata Kepala Menag.

Ia menambahkan, keluarga calon jamaah haji yang meninggal dunia juga diberikan kesempatan untuk bisa mengusulkan calon peserta haji pengganti.

Namun jika meninggalnya tidak ada peluang untuk melakukan pelunasan, maka kuota peserta akan dikembalikan ke pusat.

“Untuk bisa mengusulkan keluarga kita beri kesempatan. Tetapi kalau meninggalnya tidak ada ruang untuk melunasi maka akan kita kembalikan ke pusat,” tambahnya.

Pembukaan bimbingan manasik hasji akan mulai dilakukan pada 28 Juni 2018, dan dilanjutkan 6 hari di tingkat kecamatan, dan akan ditutup pada tanggal 9 Juli 2018. ( ASMUI / MIFTA )