Dindikpora Rembang Akirnya Berlakukan Zonasi Pada PPDB SMP

oleh
Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang

REMBANG – cbfmrembang.com, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang akhirnya memberlakukan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru atau (PPDB), untuk siswa SMP tahun 2018.

Penentuan status zona pada penerimaan peserta didik baru di Rembang tahun ini berdasarkan Eks kawedanan. Di Kabupaten Rembang, ada empat eks kawedanan yaitu, eks kawedanan Lasem, Rembang, Pamotan, dan Kragan.

Jadi, setiap SMP diluar Eks kawedanan yang telah ditentukan dilarang menerima peserta didik dari siswa SD di luar wilayahnya. Penerimaan peserta didik baru sudah mulai dibuka sejak sebelum lebaran.

Menurut keterangan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Rembang Mardi mengatakan, penentuan zona intinya sekolah SMP agar mengutamakan menerima siswa SD berdasarkan wilayah.

Ia memberi contoh, calon murid dari Eks kawaedanan Rembang lebih diutamakan bersekolah di SMP yang ada di wilayah kecamatan kota, dari pada calon siswa dari eks kawedanan lain.

“Intinya itu SMP itu zonanya mana saja. Di Rembang sementara penentuan zona berdasarkan eks kawedanan. Misal, siswa dari SD ketanggi lebih diutamakan jika ingin sekolah di SMP Negeri 1 ketimbang calon siswa dari Kecamatan Lasem,” kata Mardi.

Mardi menambahkan, sekolah SMP juga diperbolehkan menerima siswa baru dari luar zona. Namun kuotanya hanya sepuluh persen saja. Tentunya dengan syarat siswa berprestasi.

“Ya tidak menutup kemungkinan untuk menerima siswa diluar zona. Kuotanya hanya 10 persen, itupun harus siswa berprestasi,” tambah Mardi.

Kebijakan penerimaan peserta didik baru yang ditentukan lewat zona , diatur pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan atau Permendikbud, Nomor 17 Tahun 2017, tentang PPDB untuk sekolah TK, SD, SMP, SMA, SMK, atau bentuk lain yang sederajat. ( ASMUI / MIFTA )