Desa Dokoro Belajar Pengelolaan Wisata di Karangjahe

oleh

REMBANG-cbfmrembang.com, Kesuksesan pengelolaan wisata pantai Karangjahe Desa Punjulharjo membuat BUMDes Dokoro Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan berkunjung, Jum’at (7/12/18). Mereka datang dengan harapan dapat menerapkannya di desa Dokoro yang juga memiliki banyak potensi wisata.

Pengelola Wisata Karangjahe, Ali Mustofa mengungkapkan mereka ingin mengetahui pengelolaan BUMdes Punjulharjo lebih dalam lagi. Selain itu mereka juga belajar pengelolaan wisata Pantai Karangjahe.

Tofa menambahkan BUMDes Punjulharjo saat ini mengelola tiga unit usaha, diantaranya pengelolaan situs Perahu Kuno, Pantai Karangjahe dan Pamsimas. Untuk pengelola pantai Karangjahe, 50 orang masuk dalam kepengurusan, dan yang terlibat dalam usaha wisata totalnya sekitar 500 orang yang berasal dari desa Punjulharjo sendiri.

Tips kesuksesan mereka dalam mengelola potensi wisata, menurutnya adalah komitmen dan melakakulan koordinasi yang baik dengan semua pihak.

“Setiap bulannya ada ruang untuk evaluasi dan usulan. Di momen tersebutlah saran dan kritik dalam pengelolaan pantai karangjahe ditampung untuk ditindaklanjuti, ” terangnya.

Uang yang masuk di Pantai Karangjahe dalam satu bulan rata- rata Rp. 0,5 milyar. Sedangkan potensi wisata alam yang ada di Dokoro diantaranya river tubing, panjat tebing dan goa.

Pendamping Desa Dokoro, Titin Fatikhah menyebutkan di Dokoro sudah dilengkapi wahana flying fox, dan spot- spot foto lainnya. Saat pembukaan awal banyak pengunjung yang datang, namun semakin hari wisatawan semakin berkurang.

“Dulu waktu dibuka Ibu Bupati ramai mas, awal- awal rame pengunjung. Namun sekarang mulai agak sepi,” ungkapnya.

Akses jalan menuju Dokoro saat ini juga masih belum baik. Berbeda jika dibanding dengan akses menuju pantai Karangjahe yang sudah hotmix dan lebar. (Mifta/Mifta)