Bupati Rembang Buka Musrenbang 2019, Untuk RKPD 2020

oleh

REMBANG – cbfmrembang.com, Bupati Rembang, H Abdul Hafidz membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2020 Kabupaten Rembang di ruang rapat paripurna Kantor DPRD Kabupaten Rembang Senin siang (8/4/2019). Rapat dimulai sekitar pukul 13.30 waktu setempat.

Dalam sambutannya Bupati menuturkan bahwa rapat hasil Musrenbang tersebut akan menjadi acuan sebagai bahan penyusunan kebijakan tim anggaran pada rancangan APBD Kabupaten Rembang tahun 2020 mendatang.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Rembang juga memaparkan capaikan pemerintah yang berhasil menjabarkan program kerja pada tahun sebelumnya. Menurut pejabat public itu, capaian tersebut berkat dukungan semua pihak, dan masyarakat Kabupaten Rembang.

Diantara program kerja yang berhasil dicapai adalah, pertumbuhan ekonomi ekonomi dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik atau (BPS) tahun 2017 pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Rembang hanya 5,22%, namun pada 2018 kemarin naik menjadi 6,18%. Jumlah inflasi pada tahun 2017 3,3%, mengalami penurunan 2,5% pada tahun 2018.

Kabar gembira lainnya atas capaian Pemkab Rembang ialah, penurunan angka kemiskinan. Pada tahun 2017, jumlah kemiskinan di Kabupaten Rembang masih berada di 18,35%. Jumlah tersebut turun 2,9%. Sehingga tahun 2018 jumlahnya tersisa 15,41%. Penurunan ini dianggap keberhasilan Pemkab Rembang. Karena capaian ini mengungguli Pemrintah Pusat dan Provinsi.

“Rencana kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang disusun berdasarkan kesepakan hasil Musrenbang RKPD ini akan menjadi bahan bagi penyusunan kebijakan tim anggaran pada rancangan APBD Kabupaten Rembang tahun anggaran 2020 yang akan datang. Berkat dukungan berbagai pihak, secara makro cukup menggembirakan. Secara umum dari tahun ke tahun banyak perkembangan di Kabupaten Rembang. Ini bisa kita lihat. Baik di bidang ekonomi maupun di bidang yang lain. Ini bisa kita lihat, hasil dari data BPS tahun 2018, bahwa kemiskinan di Kabupaten Rembang ini menurun, Pertumbuhan ekonomi dari tahun 2017 yang hanya 5,22%, tetapi tahun 2018 naik menjadi 6,18%. Inflasi yang tahun 2017, 3,3%, pada tahun 2018 hanya 2,5% berarti ini cukup bagus. Kemudian angka kemiskinan tahun 2017 kita masih berada di posisi 18,35%, tetapi tahun 2018 kita turun cukup signifikan 2,9% sehingga tahun pada 2019 ini kita tinggal 15,41%. Namun demikian kem iskinan di Kabupaten Rembang masih cukup tinggi. Jika dibandingkan dengan provinsi, jika dibandingkan dengan kabupaten sekitar kita masih di atasnya,” kata Bupati.

Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Fungsional Perencanaan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jateng, Suharyo saat membacakan sambutan Kepala Bappeda Pemprov Jateng ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan RKPD.

Diantaranya penyusunan RKPD 2020 Kabupaten Rembang harus memperhatikan RPJMD Provinsi Jawa Tengah tahun 2018 – 2023, dengan memperhatikan rencana pembanguna jangka panjang Provinsi Jawa Tengah tahun 2005 – 2025, serta diselaraskan rencana kerja pembangunan tahun 2020, proyek strategis nasional, prioritas nasional, dan agenda tujuan pembangunan berkelanjutan.

“RKPD merupaskan rencana kerja 1 tahun dengan mengacu kepada perundang-undangan yang berlaku dan merupakan penjabaran RPJMD Provinsi Jawa Tengah tahun 2018 tahun 2023, dengan memperhatikan rencana pembanguna jangka panjang Provinsi Jawa Tengah tahun 2005 – 2025, serta diselaraskan rencana kerja pembangunan tahun 2020, proyek strategis nasional, prioritas nasional, dan agenda tujuan pembangunan berkelanjutan. Hal ini dimaksudkan untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan jangka menengah, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan serta bagian yang tidak terpisahklan dalam tahap penyusuna RAPBD, sekaligus menjamin keselarasan perencanaan pembangunan daerah dengan pemerintah pusat.

Sedangkan RKPD Provinsi Jawa Tengah tahun 2020 merupakan penjabaran arah kebijakan pembangunan kedua RPJMD tahun 2018-2023, yang disusun sama dengan Kabupaten Rembang yang mempertimbangkan masukan dari semua elemen masyarakat.

“RKPD Provinsi Jawa Tengah tahun 2020, merupakan penjabaran arah kerbijaksanaan pembangunan kedua RPJMD tahun 2018-2023, dan disusun sama dengan Kabupaten Rembang melui pendekatan partisipatif, politis, dan mendengarkan saran dari semua pihak,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, Wakil ketua DPRD Kabupaten Rembang Gunasih mengapresiasi sejumlah capaian program kerja yang berhasil di peroleh Pemerintah Kabupaten Rembang.

Selain itu sejumlah prestasi dan penghargaan dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pusat membawa angin segar untuk kemajuan Kabupaten Rembang.

Diantara penghargaan tingkat nasional yang diperolah Kabupaten Rembang selama tahun 2018 diantaranya, penganugrahan sebagai kabupaten ramah anak, dan Parahita Ekapraya. Sedangkan deretan prestasi tingkat Jawa Tengah ialah Lomba Perpuseru 2018 yang diraih Desa Dasun Kecamatan Lasem, penyaluran dana desa terbaik seJateng, dan Juara 1 Gelar Produk Pokdarwis 2018. ( dari Rembang, Asmui melaporkan ) tingkat Jawa Tengah ialah Lomba Perpuseru 2018 yang diraih Desa Dasun Kecamatan Lasem, penyaluran dana desa terbaik seJateng, dan Juara 1 Gelar Produk Pokdarwis 2018. ( Asmui / Mifta )