Bimbingan Manasik Haji 2018 Dimulai

oleh

REMBANG – cbfmrembang.com, Pembukaan manasik haji di Rembang dibuka oleh Kementrian Agama Kamis pagi (28/06/2018) di Pendapa Kompleks Museum Kartini.

790 orang calon jamaah haji mengikuti pembekalan dan bimbingan yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Manasik kemudian akan dilanjutkan di masing-masing kecamatan selama 6 hari kedepan. Penutupan manasik akan dilakukan pada 9 Juli 2018.

Kepala Kementrian Agama Atho’illah Muslim mengatakan, calon haji Kabupaten Rembang tergabung dalam tiga kelompok terbang atau (Kloter) 62, 63, dan 64.

Kloter 62 kan berangkat pada tanggal 3 Agustus 2018 sekitar pukul 12.00 WIB, dengan jumlah 254 orang asal Kabupaten Rembang, dan 101 jamaah haji asal Kabupaten Pati.

Sedangkan kloter 63 berangkat pada 3 Agustus pada pukul 16.00 WIB, dengan jumlah jamaah 355 orang semuanya warga Rembang.

Untuk kloter 64, akan berangkat pada tanggal 4 Agustus sekitar pukul 06.00 WIB, dengan jumlah jamaah 181 jamaah asal Rembang, dan 172 jamaah dari Kabupaten Jepara.

“790 tergabung dalam tiga kelompok terbang, kloter 62 akan bermaktab di wilayah Syisyah, Kloter 63 bermaktab di diwilayah Jarwal, dan kloter 64 bermaktab di Raudhah,” kata Kepala Menag.

Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam sambutannya meminta agar calon jamaah haji mengikuti proses manasik yang dilakukan pemerintah Kabupaten Rembang secara penuh.

Karena, pemberangkatan haji sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Sehingga, jangan sampai disepelekan. Karena ada hal teknis berhaji yang perlu dikoordinasikan.

“Kenapa pemerintah mengadakan bimbingan manasik haji, karena ini menjadi tanggung jawab pemerintah. Bagi calon jamaah haji harus tetap datang, meskipun sudah bisa. Dan jangan sampai disepelekan” pesan Bupati Rembang.

Bagi calon jamaah haji nanti akan dibebankan biaya, diluar BPIH. J umlahnya ditentukan oleh pemerintah setempat. Biaya tersebut meliputi cek kesehatan, pemeberangkatan dan pemulangan, dari Rembang ke embarkasi.

Namun Pemkab Rembang sudah menyiapkan APBD untuk transportasi selama pemberangkatan, hingga kepulangan, dari Rembang, ke embar kasi. Jika anggaran yang disiapkan mencukupi, calon jamaah haji tidak akan dipungut biaya tambahan. ( ASMUI / MIFTA )