Baznas Rembang Salurkan Rp104 Juta Dana Zakat

oleh

REMBANG – cbfmrembang.com, Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Rembang Selasa pagi ( 19/02/2019 ) membagikan zakat tahap pertama di masjid Agung Rembang.

Hadir dalam kesempatan itu, sejumlah santri, siswa sekolah, dan unit usaha Ketua Badan Amil Zakat Abdul Wachid Hasby, Ketua Kemenag Rembang Athoillah Muslim, Assisten 3 Abdullah Zawawi.

Razia Gabungan Jelang Lebaran, Petugas Temukan Kendaraan 1 Bus Melanggar

Menurut keterangan Kepala Kemenag Athoillah Muslim mengatakan, dana Zakat yang dibagikan terdiri dari pada penerima yang berhak, mustakhik produktif, siswa, dan konsumtif. Sebagian dana yang dibagikan merupakan hasil dari pengumpulan zakat dari Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di lingkup Kementerian Agama Kabupaten Rembang.

“Mengenai teknis pembagian, sepenuhnya menjadi kewenangan Baznas. Mengenai penerima sudah semuanya merupakan usulan dari pihak desa, dan akan diverifikasi KUA, dan Baznas setempat, dan melampirkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari desa setempat untuk semua penerima,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Rembang Abdul Wachid Hasby mengatakan, selama setahun sejak Januari sampai Desember 2018, terkumpul dana Rp 315 juta. Kementerian agama mendapatkan kepercayaan untuk penyaluran, dengan syarat harus melampirkan data penerima yang pasti dan terverifikasi. Setelah data penerima diserahkan ke Baznas, barulah dilakaukan proses pencairan dana zakat untuk disalurkan.

Hasby menambahkan, setiap setahun zakat yang berhasil dihimpun oleh Baznas dari pegawai dilingkup Pemkab Rembang jumlahnya mencapai Rp 3 miliar lebih. Dari jumlah tersebut, Rp 600 juta diantaranya merupakan zakat yang dikumpulkan dari ASN dilingkup Kemenag setempat.

“Inikan juga Baznas dari UPZ dari lingkup Kemenag Rembang. Namun sumber dananya dari Zakat Infaq Sodaqoh, dari Tuki, dan sertifikasi. Jadi istilahnya mereka kita beri kepercayaan untuk menyalurkan zakat. Kemenag itu Rp 600 juta setahun, dari total Zakat Rp 3miliar terkumpul setiap tahun,” tambahnya.

Sementara itu Asisten 1 Abdullah Zawawi mengatakan, bagi warga kurang mampu yang rumahnya belum layak huni dapat mengajukan bantuan kepada pemerintah, atau Baznas Rembang. Bagi penerima bantuan dihimbau untuk berhemat pemakaian uang. Dan untuk usaha produktif agar dapat segera berkembang. Dalam kesempatan ini ada 175 fakir miskin, 60 siswa sekolah, dan 2 santri yang mendapatkan masing-masing Rp 400 ribu. Sedangkan 7 unit usaha kecil mendapatkan bantuan Rp 1,5 juta. (Asmui / Mifta )