Bawaslu Temukan Pelanggaran Dugaan Kampanye Diluar Jadwal

oleh

PANCUR – cbfmrembang.com, Badan Pengawas Pemilu akhirnya memproses dugaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan oleh salah satu tim kampanye Paslon peserta Pemilu di wilayah Kecamatan Pancur pada 8 April 2019 kemarin.

Tim kampanye salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden itu diduga telah melakukan kampanye diluar jadwal yang telah ditentukan.

ARAK-ARAKAN JALUR PANTURA REMBANG DIALIHKAN

Ketua Bawaslu Rembang Totok Suparyanto mengatakan, semula Panwascam Kecamatan Pancur mendapatkan pemberitahuan ada aktifitas perkumpulan sekelompok masa disalah satu rumah makan ternama diwilayah tersebut.

Mereka mengadakan pertemuan dengan dihadiri ratusan masa yang mengatasnamakan alumni salah satu kelompok ormas islam. Didalam kegiatan tersebut terdapat banner salah satu pasangan caon presiden dan wakil presiden. Sementara kegiatan tersebut tidak mengantongi surat ijin berkampanye.

Menurut Ketua Bawaslu, pihaknya menyarankan agar banner tersebut dicopot, sedangkan aktifitas perkumpulan tetap dilanjutkan dengan catatan tidak ada muatan kampanye didalamnya. Jika kegiatan tersebut ingin digunakan sebagai ajang berkampanye Bawaslu menyarankan untuk segera mengurus surat ijin kampanye dari pihak Kepolisian.

Namun dipenghujung acara justru mereka malah membagi-bagikan kaos berbahan kampanye, dengan gambar salah satu paslon calon presiden dan wakil presiden didepan anggota pengawas Pemilu yang hadir. Sehingga hal tersebut dijadikan temuan oleh pihak Bawaslu Kabupaten Rembang.

“Kalau yang saat ini yang ditangani Bawaslu Kecamatan Pancur yang itu sebetulnya bukan kegiatan kampanye. Kegiatan di rumah makan, alumni aswaja. Mereka melakukan pertemuan, mereka membuat surat pemberitahuan kepada Panwaslu Kecamatan Pancur, kemudian ditanya ini kegiatan kampanye gak, mereka menjawab tidak. Kemudian setelah dicek disana terdapat banner yang bergambar salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden, dan ada orang yang menggunakan kaos berbahan kampanye. Tapi oleh Panwaslu Pancur dilakukan upaya pencegahan akhirnya mereka mau melepas semua itu dan acara berjalan kemabli. Namun dipenghujung acara merea malah membagikan-bagikan kaos berbahan kampanye, sehingga ini kami proses,” jelasnya.

Dalam kasus ini, Bawaslu Kabupaten Rembang sudah memintai keterangan kepada sejumlah saksi. Sedangkan dalam waktu dekat, tim kampanye paslon yang terlibat akan dimintai keterangan, untuk mempertanggung jawabkan hal tersebut. ( Asmui / Mifta )