Aniaya Orang Saat Ngopi, Warga Babadan Di Ciduk Polisi

oleh

REMBANG – cbfmrembang.com, Maskur Afandi (20) warga Desa Babadan Kecamatan Kaliori harus berurusan dengan polisi karena melakukan tindakan penganiayaan. Ia ditangkap Polsek Rembang kota belum lama ini.

Korbannya bernama Ahmad Abu Naim (25) warga Desa Sambiyan Kecamatan Kaliori.

Penganiayaan tersebut terjadi pada bulan April lalu, di warung kopi Sinta Feril terletak di Desa Mondoteko kecamatan kota.

Kapolsek Kota Rembang AKP Haryanto mengatakan, kepada polisi korban mengaku berniat menemui pacarnya Puji Aprilia alias Puput yang bekerja diwarung kopi tersebut.

Setibanya di warkop, korban duduk di luar sembari memesan minuman keras jenis Kilin dan diminum bersama dengan kedua rekannya. Beberapa menit kemudian korban bermaksud untuk buang air kecil.

Diduga selisih paham, tiba-tiba pelaku menegur korban. Korbanpun menjawab dengan nada halus “Amit Mas”, namun pelaku masih tak terima dan melakukan pemukulan, korbanpun membalasnya.

“Setelah itu, korban bermaksud buang air kecil dan melewati antara kursi dan tembok. Namun saat itu korban ditegur oleh seseorang yang ciri memakai kaos warna Putih, umur kira – kira 30 Tahun, Tinggi Badan 170 Cm Warna Kulit Sawo matang dan memakai topi warna hitam sedang duduk dikursi yang sedang mengobrol bersama pemilik warung yang bernama Riyan dan berkata “lah opo inget inget (kenapa lihat – lihat),”jelas Kapolsek menirukan Korban Jumat (25/5/2018).

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.( ASMUI / MIFTA )