Angin Kencang Robohkan Patung Pangeran Diponegoro Tapal Batas Jateng – Jatim

oleh

SARANG – cbfmrembang.com, Hujan lebat pada Minggu pagi (24/03/2019) melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Rembang.

Bahkan, sebagian wilayah, hujan juga disertai dengan angin kencang. Kondisi tersebut membuat sebuah patung Pangeran Diponegoro berkuda yang ada di wilayah Desa Temperak Kecamatan Sarang roboh.

Patung tersebut sebagai penanda, atau tapal batas antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Lokasinya berada persis ditepi jalan Pantura Rembang, Sarang.

Batung yang roboh terbuat dari bahan tembaga yang dicor dengan semen.

Beruntung saat kejadian disekitar lokasi sedang tidak ada warga yang berkunjung. Karena biasanya, tempat ini biasa menjadi tempat muda-mudi dari masyarakat perbatasan kedua provinsi hanya sekedar untuk bercengkrama.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Tarmuji (52), warga Desa Temperak saat melintas.

Aparat kepolisian Polsek Sarang langsung memasang garis polisi disekitar lokasi kejadian untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).

Dugaan sementara robohnya patung tersebut karena besi penopang sudah keropos, sehingga tidak kuat lagi menahan beban.

“Pada hari minggu tanggal 24 Maret 2019 mulai jam 07.00 telah terjadi hujan lebat disertai angin kencang didaerah perbatasan Jateng-Jatim turut desa temperak, Kec. Sarang, kab. Rembang yang mengakibatkan patung berbentuk diponegoro naik kuda yg terbuat dr bahan tembaga, dikarenakan besi penopangnya sudah kropos karena karatan sehingga mengakibatkan patung tersebut roboh,” jelasnya.

Akibat kejadian pihak Pemprov mengalami kerugian materiil berupa bangunan patung berbentuk diponegoro naik kuda mengalami kerusakan. ( Asmui / Mifta )