72 Ribu DPT Di Rembang Dilaporkan Bermasalah

oleh
Foto kantor KPU Rembang

REMBANG – cbfmrembang.com, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Rembang menindak lanjuti adanya laporan dugaan DPT pada Pilgub Jateng, yang punya potensi bermasalah.

Dugaan itu, adanya laporan dari tim pemenangan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut dua, Sudirman Said – Ida Fauziyah. DPT Pilgub Jateng yang dilaporkan total mencapai 3 juta lebih.

Tindak lanjut dilakukan pengawas pemilu Kabupaten Rembang berdasarkan intruksi dari Bawaslu Provinsi Jawa Tengah.

Ketua Panwaslu Rembang Totok Suparyanto mengatakan, jumlah DPT yang dilaporkan untuk wilayah Kabupaten Rembang mencapai 72 ribu pemilih.

Jumlah tersebut terdiri dari dugaan daftar pemilih ganda, meninggal dunia, dan pemilih invalid.

Jajaran pengawas pemilu ditingkat kecamatan, sejak Rabu pagi (20/06/2018) mulai melakukan pencermatan DPT yang dilaporkan bermasalah. Hasil pencermatan DPT, harus dilaporkan maksimal pada tanggal 21 Juni 2018 besok.

“Terkait laporan daftar pemilih dari pasangan calon nomor urut dua, bahwa DPT di Jawa Tengah ini menurut pendapat mereka ada masalah. Data tersebut sudah di breakdown Bawaslu Provinsi ke Kabupaten kota termasuk Rembang. Hari ini temen-temen Panwascam Rembang sedang melakukan pencermatan,” kata Totok. Insert 20 Juni 18 Totok DPT

Totok menambahkan, di Kecamatan Pancur Selasa malam ditemukan satu Kartu Tanda Penduduk atau (KTP), yang pengkodeannya diduga salah. Padahal pemiliknya asli warga setempat.

“Sementara ini kami melihat, misalnya Pancur, semalam update di grup itu menemukan satu KTP yang pengkodeannya keliru. Namun memang pemegangnya warga Pancur, lahir di Pancur dan tinggal di Pancur. Hal semacam ini yang dipermasalahkan tim pemenangan Paslon nomor urut dua,” tambahnya. Insert 20 Juni 18 Totok DPT 2

Secara terpisah Nurul Muasiroh salah satu komisioner KPU Rembang mengaku saat ini pihaknya juga tengah melakukan pengecekan DPT yang dilakukan PPK di masing-masing Kecamatan. Prosesnya diperkirakan akan selesai dua hari kedepan.

Berdasarkan data KPU, DPT yang dilaporkan bermasalah terdiri dari 2.505 daftar pemilih ganda, dan 72.217 pemilih invalid. ( ASMUI / MIFTA )